Sunday, October 11, 2009

FACEBOOK, TILL DEATH DO US APART

Seorang teman, suatu saat ketika sedang online di YM berkata kepada saya “Cuy, setelah ngeblog elo harus segera meramaikan Facebook, biar kalo elo modar, elo kagak modar penasaran. Coba lihat di forum, ada gadis yang sedang sekarat, masih sempet-sempetnya bikin status”.

Maka dengan rasa sedikit penasaran, saya menuju forum yang dimaksud oleh teman saya tadi. Dan, holy fuck, sebuah berita yang cukup gak masuk akal bagi saya ada di situ. Disebutkan bahwa ada seorang gadis berumur 16 tahun yang bernama Skye Lawson,  meninggal karena kecelakaan mobil, yang masih sempat untuk meng-update status FB nya. “OMG I’m died” begitu bunyi statusnya. Kejadian itu terjadi di daerah pinggiran Perth, Australia pada hari jum’at lalu.

FB's fan die hard

Saya jadi berpikir keras, sedemikian hebatnyakah pengaruh dari jejaring sosial ini? Sehingga orang yang sedang sekarat pun memilih memakai telpon selulernya untuk meng-update status daripada digunakan untuk menelepon meminta bantuan. Kalo saya bilang ini gila!! Jauh dari akal rasional saya yang memang sudah jongkok dari sononya ini.

Sekarang bicara soal facebook. Kenapa saya tidak aktif untuk ikut asyik masyuk di dalamnya. Ada beberapa alasan :

  • Saya merasa tidak ada yang pantas ditonjolkan dari pribadi seorang manusia seperti saya. Yang ada nanti orang bakalan muak, bakalan kehilangan gairah hidup kalo menjumpai orang seperti saya di facebook.
  • Saya sekarang ini sedang sok2nya menyibukkan diri, sehingga untuk menunggui anak saya  mengerjakan PR nya pun, banyak yang terlewat, apalagi kalo harus ikut-ikutan ngejogrok di facebook untuk sekedar update status seperti ” I miss u,Hon”, “Hari ini aku ganteng sekali” atau “di rumah sendiri,berharap tidak lupa diri, karena burung sedari tadi berdiri”.
  • Saya tidak atau belum merasakan pentingnya mencari teman lama ataupun teman baru lewat jejaring sosial, apapun namanya, toh ternyata saya bisa dapat teman dari sebuah forum atau blog yang baru saya terjuni ini.

Akan tetapi bukan berarti saya tidak mempunyai akun di FB. Saya punya akun di sana, tapi tidak saya gunakan. Saya menggunakannya hanya sekedar untuk mencari tahu apa sebenarnya Fuckbook eh Facebook ini. Biar gaya kalo ada yang tanya soal mafia war bisa jawab, biar terlihat keren kalo ada yang minta bantuan soal seluk beluk FB saya bisa menerangkannya. Pun biar tidak dikatakan katro’. Walaupun sebenarnya saya ini katro’ abis. Kan saya nggak mau kalo ada orang ngobrol soal facebook saya cuma bisa plonga-plongo koyo wong bodo.

hhhh, semoga suatu saat saya bisa memahami apa yang dilakukan oleh Skye Lawson. I think she said …Facebook, till death do us apart, and let the world know it.  Dan semoga juga saya segera punya niat untuk mulai aktif di facebook dan menghiasinya dengan wajah basi saya dan berkelana di sana dengan sifat seorang bajingan seperti saya. hikks…

Bagi penikmat Facebook… No offense ya?

No comments:

Post a Comment